Khasiat Bawang Putih Untuk Penyakit Stroke

Pada kesempatan ini kami akan coba bahas mengenai khasiat bawang putih untuk penyakit stroke. Sebelumnya kami ucapkan selamat berkunjung kembali di situs kesehatan https://gipiherbal.com/ yang selalu memberikan informasi mengenai pengobatan penyakit stroke secara alami.

Pengertian penyakit stroke

Sebelum masuk ke topik utama, sedikit akan kami jelaskan tentang penyakit stroke. Stroke atau Cerebrovascular Accident adalah penyakit pembuluh darah otak yang ditandai dengan hilangnya (rusak) fungsi-fungsi otak yang berlangsung dalam waktu yang cepat.

Stroke terjadi ketika pasokan darah ke bagian otak terganggu karena adanya bekuan darah yang di sebut stroke iskemik. Selain itu stroke juga dapat terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan darah tumpah ke dalam ruang sekitar sel otak yang di sebut dengan stroke hemoragik.

Secara umum penderita stroke akan terbaring kaku tanpa bisa menggerakan tubuh, sebagian ataupun seluruh tubuhnya dan bahkan menjadi salah satu penyakit dengan akhir kematian yang cukup tinggi.

Kenali gejala stroke sejak dini dan lakukan penanganan tepat sehingga pemulihan lebih cepat

Mendengar hal tersebut, tentu saja Anda akan lebih memahami tentang bagaimana pentingnya melakukan pencegahan dan penanganan serius terhadap stroke. Jangan sampai Anda menjadi salah satu diantara sekian banyak orang yang terancam karena penyakit stroke.

Khasiat Bawang Putih Untuk Penyakit Stroke Ringan Maupun Berat

Khasiat Bawang Putih Untuk Penyakit Stroke

Pengobatan alami memang sangat dianjurkan, karena lebih aman bagi penderita stroke dan memiliki khasiat yang mampu memberikan kesembuhan menyeluruh. Oleh sebab itulah disini kami informasikan khasiat bawang putih untuk penyakit stroke untuk Anda ketahui yang ingin mencoba pengobatan secara alami.

Bawang putih atau Allium sativum adalah suatu tonik kesehatan terbesar yang memang bersifat obat secara alamiah. Dimana di dalamnya terdapat kandungan allicin yang memiliki anti-bakteri alami dan berguna dalam berbagai keluhan, terutama stroke.

Secara keseluruhan, bawang putih mengandung banyak senyawa belerang yang bisa mendetoksifikasi tubuh, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan sirkulasi. Bukan hanya itu, bawang putih juga telah menunjukan anti-kanker, anti-bakteri, anti-jamur dan antik-oksidan.

Beberapa study medis yang menunjukan bahwa, bawang putih segar mampu mencegah pembekuan darah serta menghancurkan plak. Dimana hal itu sangat berkontribusi dengan serangan jantung dan stroke. Bahkan bawang putih juga bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke contohnya tekanan darah tinggi, kolesterol dan diabetes.

Dari keseluruhan kandungan khasiat bawang putih untuk penyakit stroke memang telah dinilai alami, tetapi hingga saat ini belum ditemukan bukti secara ilmiah yang menunjukan khasiat bawang putih untuk mengobati stroke. Dengan alasan ini maka lebih di sarankan untuk memilih obat stroke alami yang sudah memiliki bukti atau testimoni.

Meski demikian mengobati stroke dengan mengonsumsi bawang putih ini tetap layak untuk di coba, mengingat bawang putih ini bukanlah termasuk dari beberapa pantangan makanan untuk penderita stroke, jadi aman untuk di konsumsi dan niatkan sebagai pengobatan secara alami.

Gejala Stroke Ringan Dan Pencegahannya

Gejala stroke ringan dapat terjadi secara singkat dan dapat menhilang dalam hitungan menit. Meski demikian, jangan abaikan gejala stroke ringan karena penyakit ini dapat menyebabkan kematian.

Stroke ringan dalam bahasa medis disebut juga serangan iskemik transien (sesaat) atau Transient Ischaemic Attack (TIA). Kondisi ini memiliki pengertian yang sama dengan stroke, yaitu adanya hambatan aliran darah ke otak. Stroke ringan terjadi karena adanya endapan kolesterol yang mengandung lemak, dikenal dengan istilah plak ( aterosklerosis ), di dalam arteri yang menghantarkan oksigen dan nutrisi ke otak.

Gejala Stroke Ringan

Gejala Stroke Ringan

Gejala stroke ringan atau TIA biasanya cukup mudah dikenali melalui gangguan pada wajah, lengan, dan kemampuan bicara. Berikut beberapa gejala stroke ringan yang umu terjadi, diantaranya :

  • Stroke ringan dapat menyebabkan kelemahan otot wajah, tanda-tandanya adalah wajah turun ke salah satu sisi (wajah terlihat tidak simetris), tidak bisa senyum, tidak dapat mengerutkan dahi, dan mata atau mulut turun ke bawah.
  • Penderita stroke ringan kemungkinan tidak mampu mengangkat kedua lengan dan tungkai. Hal ini terjadi karena anggota gerak mereka lemas atau mati rasa pada salah satu sisi.
  • Kesemutan di bagian tubuh yang terkena serangan stroke ringan, seperti wajah, lengan, dan tungkai pada sisi yang terganggu.
  • Kemampuan bicara juga bisa terganggu. Misalnya bicara cadel, tidak beraturan, tidak dapat memahami ucapan orang lain, atau bahkan tidak mampu bicara sama sekali.
  • Pandangan terganggu pada salah satu atau kedua mata.
  • Sakit kepala dan pusing.
  • Kesulitan berjalan atau mempertahankan posisi tubuh karena adanya gangguan sistem koordinasi tubuh. Kesulitan berjalan juga bisa disebabkan oleh kelemahan pada tungkai dan kaki.

Perbedaan mendasar antara stroke ringan dengan stroke berat adalah ukuran atau tingkat keparahan sumbatan yang menghalangi aliran darah ke otak. Pada stroke ringan, sumbatan masih kecil dan belum menyebabkan kerusakan saraf otak yang permanen. Gejala stroke ringan bisa membaik dalam hitungan jam. Sedangkan pada stroke, sumbatan yang terjadi sudah lebih besar atau parah, dan biasanya sudah ada kerusakan pada saraf otak.

Pencegahan Stroke Ringan

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah terjadinya stroke, mulai dari merubah pola makan menjadi lebih sehat hingga penanganan penyakit yang dapat memicu serangan stroke. Berikut adalah langkah pencegahan yang dapat Anda lakukan, diantaranya :

Menurunkan tekanan darah tinggi

Bagi Anda yang memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi, wajib untuk segera menurunkan dan mengontrol tekanan darah, karena stroke ringan merupakan salah satu penyakit komplikasi dari tekanan darah tinggi bahkan memiliki persentase paling tinggi dari pemyebab lainnya.

Anda perlu menjaga tekanan darah kurang dari 120/80. Hipertensi bisa diturunkan dengan cara mengonsumsi obat darah tinggi yang tepat. Selain itu, Anda wajib mengurangi konsumsi garam dalam makanan, hindari makanan yang mengandung kolesterol tinggi dan jangan lupa makan buah serta sayuran. Melakukan aktivitas fisik sekitar 30 menit setiap harinya dan berhenti merokok juga sangat dianjurkan. Disarankan pula untuk mengonsumsi ikan yang mengandung asam lemak omega 3 setidaknya dua kali seminggu.

Menurunkan Berat Badan

Obesitas yang juga terkait dengan tekanan darah tinggi dan diabetes juga akan meningkatkan peluang Anda mengalami stroke. Bagi yang sudah mengalami obesitas atau baru sekedar kelebihan berat badan, disarankan untuk menurunkan setidaknya 5 kg untuk mengurangi risiko terkena penyakit stroke.

Olahraga

Olahraga mempunyai peranan terpenting untuk menurunkan berat badan dan tekanan darah. Berlatihlah dengan intensitas sedang setidaknya lima kali seminggu bisa menurunkan risiko terkena stroke.

Pengobatan Diabetes

Gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan mengakibatkan gumpalan di dalamnya. Penting bagi sekali bagi Anda untuk selalu menjaga kadar gula darah. Kadar gula darah sendiri dapat dikendalikan melalui diet, olahraga, dan obat diabetes yang sudah direkomendasikan oleh dokter

Berhenti Merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko stroke karena membuat darah mengental dan meningkatkan jumlah penumpukan plak di arteri. Berhenti merokok adalah salah satu cara perubahan gaya hidup agar dapat mengurangi risiko stroke.

Pantangan Makanan Untuk Penderita Stroke Ringan

Selain mengonsumsi melakukan pengobatan, bagi penderita wajib menghindari pantangan makanan untuk penderita stroke ringan. Sehingga proses penyembuhan tidak terhambat dan selain itu, beberapa pantangan makanan memang dapat memperburuk keadaan apabila tetap di konsumsi.

Diantara penyebab stroke adalah gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, menkonsumsi minuman bersoda dan beralkohol gemar mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food dan junk food). Penyebab lainnya adalah kurangnya aktifitas gerak / olah raga dan obesitas. Selain itu stroke juga dapat terpicu oleh susasana hati yang tidak nyaman seperti sering marahdan beban pikiran berat.

Pantangan Makanan Untuk Penderita Stroke Ringan

Pantangan Makanan Untuk Penderita Stroke Ringan

Penyebab stroke ringan adalah faktor makanan. Seseorang yang memiliki pola makan yang buruk, lebih berresiko terserang penyakit stroke. Oleh sebab itu mulailah merubah pola makan menjadi lebih sehat dengan asupan gizi yang seimbang.

Makanan yang disarankan bagi penderita stroke atau sebagai pencegahan terjadinya stroke diantaranya makanan yang kaya akan lemak tidak jenuh, protein, vitamin, dan serat. Seluruh makanan tersebut bisa Anda peroleh pada sayur, buah, biji-bijian utuh, dan daging rendah lemak seperti dada ayam.

Sedangkan makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi seperti:

  • Daging berlemak.
  • Kue, biskuit, dan krim.
  • Mentega dan keju.
  • Makanan atau minuman yang bersantan.
  • Makanan yang mengandung kelapa atau minyak sawit.

Selain pantangan makanan untuk penderita stroke ringan di atas, maka bisa di bilang boleh untuk di konsumsi dengan porsi yang seimbang.

Beberapa tips yang dapat dilakukan diantaranya:

  • Terapkan pola makan yang sehat
  • Lakukan kontrol rutin jika memiliki penyakit lain seperti diabetes, tekanan darah tinggi, hiperkolestrol
  • Lakukan olahraga secata teratur
  • Hindari merokok, minum alkohol dan kafein
  • Tingkatkan konsumsi air putih dan buah serta sayur
  • Kelola stress dengan baik
  • Lakukan kontrol rutin ke dokter, konsumsi obat stroke secara rutin dan lakukan fisioterapi

Demikian informasi mengenai pantangan stroke, semoga informasi ini membantu dan mulailah terapkan gaya hidup dengan pola makan yang lebih sehat, karena proses pengobatan akan terhambat apabila tetap mengonsumsi beberapa makanan sudah di pantangkan.